KETAKUTAN Mereka NYATA
#wilwatikta2020
Pasca diputuskannya Pilkada Mojokerto bakal dilangsungkan pada 9 Desember 2020, perhelatan politik di Bumi Majapahit langsung memanas. Upaya menyerang dengan berbagai cara dan isu murahan terus dilakukan.
Mojokerto Emas yang mengusung Yoko Priyono-Choirun Nisa, menjadi calon yang paling banyak diserang akhir-akhir ini. Tidak hanya soal rekomendasi parpol, namun upaya penjatuhan melalui, isu-isu yang dikemas dalam artikel-artikel yang kredibilitasnya masih diragukan terus disuguhkan oleh para rival.
Mulai dari rumor pisahnya Yoko dengan Nisa'. Rumor Yoko hanya check sound, dan tak mimiliki amunisi, terus digecarkan pihak lawan. Terbaru, rumor Yoko-Nisa' tak dapat rekom partai, kembali dihembuskan melalui pemberitaan media daring untuk mengguncang psikologis relawan Yoko-Nisa'.
Akan tetapi jika ditelaah lebih dalam, santernya isu, rumor, yang dihembuskan untuk men-down grade popularitas dan elektabilitas Yoko-Nisa ini, semakin menunjukan ketakutan para calon rival Yoko-Nisa di Pilkada Mojokerto 2020. Indikasi itu didasari dengan semakin kuatnya relawan Yoko-Nisa di tingkat bawah.
Yoko dengan segudang prestasi selama 33 tahun menjabat pegawai negeri sipil (PNS), kini kian populis di mata masyarakat Kabupaten Mojokerto. Yoko juga memiliki catatan apik saat duduk di pucuk pimpinan beberapa instansi di Pemkab Mojokerto.
Sementara Choirun Nisa' yang pernah duduk di kursi Wakil Bupati Mojokerto periode 2010-2015, merupakan sosok yang syarat akan pengalaman. Kiprahnya di dunia pendidikan sudah tidak bisa diragukan lagi. Bahkan santriwati kelahiran Tambak Beras Jombang itu, hingga kini didapuk sebagai Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Selama hayat, pengabdian yang diberikan Choirun Nisa ke organisasi Islam terbesar di Asia Tenggara, Nahdlatul Ulama (NU) melalui Fatayat dan Muslimat juga sudah begitu banyak. Tidak heran jika Choirun Nisa' memiliki basis militan dari kalangan nahdliyin hingga pelosok-pelosok desa.
Tentunya duet Yoko-Nisa' ini membuat para rival politiknya ketar-ketir, gelisah tak bisa tidur, makanpun jadi tak enak...hehehehehe.... Jadi jangan heran, jika dalam Pilkada Mojokerto 2020 ini, akan semakin banyak cara-cara kotor yang dilakukan lawan-lawan politik Yoko-Nisa' untuk menjegalnya.
"Tunduk Tertindas Atau Bangkit Melawan"
#Bismillah...
#MojokertoEmas
#MojokertoMelawan
#MojokertoHijrah
#BeraniBerhijrah
Komentar
Posting Komentar